Pernahkah kalian mendengar cerita fulan yang berintikan “Andaikan lebih lama….andaikan yang baru dan andaikan semuanya”?. Sungguh besar makna dari cerita tersebut.

Suatu ketika seorang istri yang solehah pergi mendatangi Rosulullah. “Ya Rosul…..sebelum suami hamba menghadapi sakaratul maut dia sempat mengigau beberapa patah kata yang sampai saat ini akupun belum mengetahui artinya. Dia mengigau “Andaikan lebih lama….andaikan yang baru dan andaikan semuanya”..Apakah gerangan arti perkataannya tersebut? tanya sang istri.

Rosulpun berbicara panjang lebar tentang makna kalimat tersebut.

Andai lebih lama…….

Suatu ketika fulan tersebut berjalan menuju masjid untuk melaksanakan shalat. Di tengah perjalanannya, dia bertemu dengan seorang tunanetra. Sang fulanpun mendekati tunanetra tersebut dan menanyakan kemana tujuan tunanetra tersebut, dan ternyata tujuannya sama dengan sang fulan (masjid). Sang fulanpun menuntun tunanetra tersebut sampai ke masjid yang jaraknya tidak terlalu jauh.

Andaikan baru…….

Saat sang fulan dalam perjalanan pulang, dia melihat seseorang yang duduk mendekap dirinya karena merasa kedinginan. Kebetulan sang fulan tersebut membawa 2 mantel. Kemudian fulan tersebut memberikan mantel lama yang baru dipakainya dan mengenakan sendiri mantel yang baru dibelinya.

Andaikan semuanya….

Siang itu, istri sang fulan menghidangkan roti daging untuknya…Tiba-tiba ada pengemis mendatangi rumah fulan tersebut..Sang fulanpun memberikan setengah roti daging yang dia miliki…

Ketika sakaratul maut menjemput sang fulan kembali teringat dengan amalan-amalan yang pernah dia lakukan. Sang fulan menyesal dengan amalan-amalan yang seharusnya bisa mendapatkan pahala yang lebih.

Gapailah ridhoNya selagi masih bisa…Semoga selalu mendapat rakhmatNya..amin