Mungkin apabila kita tanyakan pada diri sendiri tentang perumpamaan seorang wanita. Tentu kita menginginkan dengan umpama seindah bunga, bunga yang wangi, mampu membuat semua orang tertarik pada diri kita, yang selalu dirawat sang pemiliknya. Tapi lihatlah lebih lanjut…Bunga yang beraneka warna bahkan wangi yang khaspun mempunyai kelemahan..Bunga yang indah dapat layu ketika terik surya mengenainya, bunga akan layu ketika tangan jahil manusia menyentuhnya..Walaupun manusia itu tidak sedikitpun mempunyai keinginan menyakiti si bunga.

Berpaling dari bunga yang cantik, sekarang bayangkan seekor kerang..kerang hitam berada dalam laut asin yang terkadang menimbulkan bau amis. Kerang yang tak begitu dihiraukan, kerang yang selalu dinomor berapakan. Namun kerang mempunyai keindahan tersendiri, keindahan yang sengaja dipendamnya, dijaganya, agar suatu ketika seseorang yang mendapatinya akan merasakan betapa setianya si kerang menjaga keindahan yang dimiliki.

images

Manusia diberi kesempatan hidup berarti telah dipercaya mampu menjalani derasnya hujan sebelum mendapatkan pelangi mempesona. Taukah? mengapa kita lahir dari ortu yang telah sekian lama mau berkorban demi kita? mau merelakan tetesan air mata ketika kita sakit? mau merelakan cucuran keringat ketika sang anak menginginkan suatu hal….padahal kita sendiri belum pernah dikasih pertanyaan “Maukah diri kita dilahirkan ke dunia?”…CINTA… satu kata yang saya yakin menjadi jawaban seluruh orang tua di dunia. Allah Ta’ala pun demikian…Allah menciptakan kita di dunia karena Allah mencintai kita. Pernahkah Allah melewatkan sedetik untuk beristirahat? Pernahkah Allah melewatkan waktunya tanpa mempedulikan hamba-hambaNya? Allah begitu mencintai kita…Allah lah yang selalu siap mendengarkan keluh kesah si hamba. Pertanyaan yang kembali menggejolak “Apakah diri kita tega merelakan yang mencintai diri kita sedih karena jalan yang telah dirimu ambil?”.

Kita akan menjadi kerang saudariku…..Kerang yang mampu menjaga kesuciannya….kerang yang selalu menjaga pandangan….kerang yang akan menjadi kebanggaan semua….saudariku yang dirahmati Allah, marilah kita kembali ke jalan yang telah Allah siapkan kepada kita…Ulurkanlah kain yang mampu menutupi keindahan kita…

( Jazakillah kepada penulis artikel MA yang telah mampu membawa kura-kura kecil kembali ke rumah)